RoswitaPL.com: Juni 2017

Rabu, 28 Juni 2017

When The Stories Begin…

 “Lebih baik bangun cinta, daripada jatuh cinta. Jatuh itu sakit, bangun itu semangat. “

(AMPM – Bangun Cinta)



Kalau ngomongin soal cinta mungkin bakal jadi cerita yang ga akan selesai di ceritain dalam satu postingan. Karena pasti banyak cerita manis, asam,asin, lucu, sedih yang bisa kita ceritain kalau udah berurusan soal cinta. Mulai dari cinta monyet, cinta gorila, sampe akhirnya kenal sama proses ta’aruf dan bertemu sama si jodoh.

Tapi kali ini yang mau diceritain adalah tentang perjalanan proses ta’aruf dengan mantan pacar yang kini udah jadi suami (ihiy…). Kalau di film-film proses ta’aruf di warnai dengan bunga-bunga cinta yang bertaburan dan perasaan penuh kebahagiaan. Beda dengan kisahku dan suami. Sangat jauh dari gambaran film “Ketika Cinta Bertasbih” atau “Dalam Mihrab Cinta” , malah kayaknya lebih mirip “Terminator” kayaknya saking tegangnya. Bahkan sampai H-1 sebelum pernikahan kami.

Boro-boro bunga-bunga cinta, atau hal-hal romantis yang bikin pipi bersemu merah muda. Kisah ta’aruf kami jauh banget dari hal begitu! Hahahha… Sabarnya si suami bener-bener diuji  saat sebelum pernikahan.

And the stories begin….


With my lovely husband, Fahrudin.
With my lovely husband, Fahrudin.








By the way...

Ini aku ngopas tulisan aku sendiri. So... aku ada rencana hijrah dari akun lama back to blogspot ada banyak alasan lah. Intinya bismillah... kita mulai dari awal. Kita mulai dari bawah. Satu per satu.


Terimakasih untuk yagn udah ngikutin tulisan aku dari jaman Jejak Perjuanganku . Yang belum monggo kalau mau mampir itu blog aku dari jaman kinyis-kinyis belum kenal skincare hahaha.

Selasa, 27 Juni 2017

1ST POSTING… LETS SAY… BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM

 Yeayyyy……

Setelah sekian lama, dan setelah sekian kali ngerepotin tim teknisi Rumah Web akhirnya beres juga (untuk sementara) blog ini. Hahahahhahaha….. Alhamdulillah. Walau akhirnya setelah istikhoroh panjang akhirnya hati ini kembali berlabuh ke blogspot again. Next time lah ya aku ceritain why-nya.

Sebenernya blog ini sudah direncanakan dari jauh-jauh hari. Dari saat pembentukkan persiapan panitia pernikahan.

Kenapa?

Sebelumnya (dari masa jomblo ke jomblo, sampai akhirnya bertemu dengan Sang Jodoh) saya selalu nulis disini. Disitu semua jejak perjalanan dari serius sampe konyol (banyakan konyolnya kayaknya) saya tulis semua. Juga kadang saya setor tulisan disini , untuk setor karya-karya fiksi ala-ala wita. Hehehe..

 

Tapi saat ta’aruf saya mengalami banyak sekali pengalaman serta perasaan yang baru pertama kali saya alami. Dan tujuan blog ini untuk menjadi “jejak” perjalanan saya berikutnya,sekaligus catatan untuk anak-anak saya kelak. Bahwa beginilah bundanya. Semoga aja bangga bukannya malah geleng-geleng malu, haha…

Seperti kata Imam Al Ghazali,

 

Bila kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah.(Imam Al Ghazali)

 

Atau seperti kata salah satu sahabat Rasulullah, 

 

Semua penulis akan meninggal, hanya karyanyalah yang akan abadi sepanjang masa. Maka tulislah apa yang akan membahagiakan dirimu di akhirat nanti. (Ali bin Abi Thalib)

 

Sekarang Saya dan suami, alhamdulillah, sudah di karuniai 1 anak, Haura Khansa Dzakira, baru 2 bulan usianya. Saya fikir perjalanan yang telah dialami kalau hanya diingat tidak ada yang bisa menjamin saya akan terus ingat. Sama seperti tujuan saya di blog sebelumnya, blog ini bertujuan untuk menjadi pengingat saya pribadi. Tujuan dan landasan yang membuat saya memutuskan untuk menikah. Menerima dia, suami, sebagai pendamping yang insyaAllah akan terus bersama hingga ke surgaNya. Menjadi ibu yang baik untuk Haura dan insyaAllah anak-anak kami nanti.

Isinya mah tetep, catatan kocak, kalau dulu masih jomblo istimewa, sekarang udah jadi istri super (karna udah plus jadi ibu). Semoga bunda bisa cerita banyak hal yah Haura, biar kamu bisa baca jatuh bangun-bangunnya (karna mau banyakkan bangunnya dari pada jatuhnya, sakit!) bunda sama ayah besarin kamu.

Mari kita mulai Postingan pertama ini dengan… Bismillahirrohmanirrohiim…

 

Bundanya Haura,

Roswita Puji Lestari

Pemilik blog roswitapl.com




Back to Top