gtag('config', 'G-79B5EEGJ1S');

RoswitaPL.com: The Fahrudins

Tampilkan postingan dengan label The Fahrudins. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Fahrudins. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2022

Serunya Panen Sayur, Dan 6 Manfaat Main Di Alam Bagi Anak


 

serunya panen sayur dan manfaat main di alam bagi anak

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Halo moms..Kemana nih weekend kemarin? Minggu kemarin Haura beserta Ayah dan Bunda datang silaturahim ke daerah Ciampea Bogor. Tepatnya ke rumah adik dari Neneknya Haura (Nenek dari ayahnya Haura). Karena ada acara silaturahim sebelum puasa, datanglah kita kesana. Ternyata di rumah neneknya ini di sebelahnya kebun dan sawah. Haura excited banget pas sampe langsung berubah jadi "Haura The Explorer". Mulai dari jalan-jalan keliling kampung ngeliatin orang lagi ngebajak sawah dan ada yang lagi mupuk. Terus jalan-jalan keliling kebun, kalau cape ngadem di mushola di sebelah rumah neneknya. Dan kita juga akan bahas manfaat main di alam bagi anak. Karena selain menyenangkan ternyata ada manfaatnya juga main di alam loh! 

Awalnya begitu sampai di tempat Haura masih jetlag. Mau saliman tapi belum mau menjawab pertanyaan orang-orang sekitar. Dan seperti dugaan, jam makan siang, Haura gak mau makan. Cuma makan sedikit sambil berbisik "Bunda aku mau makan di tempat lain". Oke untuk hal ini aku seneng Haura mau ungkapin apa yang dia mau. Dan aku rayu untuk makan bakso kesukaannya, namun sepertinya memang moodnya maunya main akhirnya cuma sedikit makan siang dia saat itu. Padahal makanannya enak-anak moms. Apalagi sayur asem sama ikan terinya!JUARA! 😍

Milihin Cabai bareng Umi.
Milihin Cabai bareng Umi.
 

Minggu, 27 Februari 2022

Jalan-Jalan ke Pantai Pasir Putih

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hola moms... Selamat libur lumayan panjang nih...😆 Siapa yang libur malah berkutat ngerapihin rumah kayak aku? Cung moms! Hehe... Aku biasanya libur selain manfaat waktu untuk istirahat di rumah juga untuk rapih-rapih rumah yang gak kepegang kalau hari kerja. Makanya biasanya weekend itu dinikmati dengan laundry day dan cooking day! Hehe. Karena Haura selalu minta bundanya masak yang "gak biasa" di hari weekend. Kalau biasanya di weekday masak yang cepet-cepet aja, maka di weekend biasanya aku masak yang unik-unik. Bikin cimol, bikin kue, bikin spaghetti, dan lain-lain yang bisa melibatkan Haura sebagai tim hore. 😆 Udah agak sore, Haura udah bobo cantik, Ayahnya lagi riding (me time ceunah mah...) Bundanya mulai ngeblog deh... 😆 Kali ini mau sharing tentang pengalaman kami jalan-jalan cantik minggu kemarin ke Pantai Pasir Putih di PIK dekat Pulau Reklamasi. Jadi kami jalan-jalan ke Pulau Reklamasi lalu mampir ke Pantai Pasir Putih. Ini kali pertama kami berkunjung kesana. 

Jalan-jalan ke pantai pasir putih

Awalnya kami hanya akan berkendara keliling Bogor saja, mengingat virus Omicron masih marak. Jadi seperti biasa cuma bawa bekal untuk dimakan di mobil sambil menikmati pemandangan jalanan Bogor. Tapi suami mendadak mengubah rencana (Yap, pak suami memang tipe "ujug-ujug" atau spotan uhuy...). Dia bilang "Ke Utara yuk?". Aku fikir ke Bogor Utara dong, manut-manut aja. Gak taunya ke Jakarta bagian Utara! Gubrak! Beliau bilang mau ngasih lihat aku dan Haura Pulau Reklamasi. Karena kebetulan aku anak rumahan yang dari kecil sampe nikah maennya sekitaran Bogor aja, girang lah kalau di ajak keluar Bogor. 

Senin, 27 Desember 2021

Refleksi 2021 : Menuju 2022 yang Glow Up!

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Hola moms... Hola amigos...Belakangan ini jarang posting karena ternyata dunia kerja di akhir tahun itu tidak baik-baik saja. Hahaha... Dimulai dari perbaikan Audit Internal Kimia yang gak kelar-kelar. Persiapan Akreditasi yang muasih buanyaaakkk (Bismillah 2022 Maret kelas plissss...). Sampe kemaren serumah sakit gantian. Dari Haura... terus Suami... Mamah...terakhir aku. Dan aku kena alergi dingin tiba-tiba pake BANGET! Padahal dari zaman kecil sampe muda ga ada alergi apa-apaan ujug-ujug alergi dingin. Gejalanya? Batuk-batuk tiap badan kerasa dingin, hiks... Sedih, mulai dari oktober sampe sekarang bolak balik puskesmas berobat. Kadang mendingan , kadang parah. Jadilah kegiatan ngeblog yang harusnya konsisten minimal seminggu 1 posting terbengkalai. Maafkan ya blogku... 😔

Sebenernya belakangan ini banyak yang pengen diceritain dari perkembangan Haura. Kerjaan. Impian. Ampe review skincare. Kayaknya kalau mau diceritain bakal gak jelas deh, musti di baha satu persatu. Nah kali ini aku mau refleksi tentang perjalanan dan impian aku di 2021. Mulai dari impian sendiri sampai impian keluarga.

Minggu, 01 Agustus 2021

Haura Bertanya, Bunda Menjawab : Aurat


 


Halo moms... Sebagaimana judulnya jadi aku mau nulisin pertanyaan-pertanyaan yang pernah Haura tanyaain ke aku. Kebetulan Haura memang sudah mulai masuk sekolah. Kalo biasanya di rumah pake kaos sama celana pendek mulu. Begitu mulai sekolah dari senin-sampai jumat doi mulai pakai seragam. Yang artinya pakai kerudung. Sebenernya Haura udah aku biasain pakai kerudung dari bayi, soalnya kan kalo topi bayi suka copot-copot, kalau pake kerudung kan hangatnya sampe leher. Cuma memang anaknya gak pernah nanya kenapa harus pake, juga kalau dia lagi gak mau pake pas di luar belum aku paksain. Sampe akhirnya muncul obrolan kita yang cukup rumit.

Haura : "Bunda, awwat itu apa sih?" (Maklum masih cadel)

Bunda : "Hah?? Akhwat?? Akhwat itu artinya saudara perempuan, bahasa arab itu"

Haura : "Bukaannnn awwat bunda..." (Kesel karena bundanya gak paham omongan dia)

Bunda : "Aurat?" (ragu-ragu)

Haura : "Iya! Awwat.."

Jumat, 29 Januari 2021

Liburan Di Bogor, Ke Bumi Katulampa Convention Resort Yuk!


 

Adakah yang sudah menyusun list panjang untuk pergi liburan setelah pandemi COVID - 19 ini berakhir? Aku!! Hehe 😁 Rindu banget rasanya menikmati liburan bersama keluarga tercinta keluar kota menikmati sisi lain dari dunia, tanpa takut atau khawatir dengan pandemi. Tapi selain liburan ke tempat jauh yang perlu perencanaan matang, kita sekeluarga juga suka liburan yang ringkes, praktis, yang deket-deket aja yaitu Staycation.

Buat kita berdua yang sama-sama kerja, apalagi suami sewaktu  sebelum pandemi menyerang, abis subuh udah di kereta, abis magrib udah di kereta lagi 😂. Bagi kita, ngerencanain liburan pendek merupakan refreshing di tengah kepadatan kerjaan masing-masing semacam quality time aku,suami,dan our little princess , haura. Salah satu pilihan kita adalah staycation. Nah udah pada tau kan apa sih staycation? Kalau ngitip dari website traveloka, Staycation berasal dari dua kata bahasa Inggris yakni stay dan vacation. Stay bisa diterjemahkan menjadi “tinggal”, sedangkan vacation memiliki arti “liburan”. Jika digabungkan, maka kedua kata ini bisa diartikan secara sederhana sebagai liburan dengan tinggal atau menetap di suatu tempat.
 
 Nah buat kami berdua liburan ala staycation ini memang praktis. Gak cape, semua ada di hotel/resort, anak happy, ayah bunda bisa santai, dan yang pasti quality time terpenuhi dong. Kalau kami berdua biasanya survey dulu sebelum memilih tempat untuk staycation. Ada beberapa hal yang harus ada di tempat tujuan liburan kami nanti. Antara lain ada kolam renang (Ini WAJIB karena Haura suka banget berenang), makanannya enak (bisa diliat dari komen-komen di aplikasi),dan deket supermarket (karena kalau liburan bareng keluarga itu kita ga akan tau hal tak terduga apa yang akan terjadi 😂 . Iya gak sih moms
 
Ini salah satu pengalaman kami staycation di salah satu resort di Kota Bogor, Bumi Katulampa Convention Resort. Kami sendiri sudah 2x kali kesini di tahun 2019 akhir, dan Maret 2020. Dan untuk menghindari zonk saat pilih tempat staycation, berikut beberapa tips dari aku untuk kalian pemburu staycation kayak aku dan suami 😆
 
 

Minggu, 24 Januari 2021

Ta'aruf (Part 3) : Fit And Proper Test

Di Part ini aku akan bahas proses ta'aruf selanjutnya setelah pertemuan pertama. Tentunya semakin kesini semakin mendekati tahapan pernikahan ya. Dimana A Fahru akan kerumah untuk bertemu dengan mamah mengutarakan maksud untuk mengkhitbah (meminang) aku. Namun ternyata mamah ngasih semacam rintangan sebelum tahap pertemuan 2 keluarga besar. Maka dari itu part ini aku kasih judul "Fit And Proper Test". Kira-kira rintangannya apa ya? Bisa ga ya? Kita langsung masuk ke ceritanya ya.😉

 Buat yang baru baca part 3, baiknya baca dulu part sebelumnya biar nyambung ya. Part 1 ceritanya tentang proses waktu mamah ACC CV Ta'aruf dari A Fahru. Dan di Part 2 di ceritakan tentang proses pertemuan pertama kami didampingin guru ngaji masing-masing. 


Baca juga : Ta'aruf (Part 1) : CV di ACC Mamah!

Baca juga : Ta'aruf (Part 2) : Pertemuan Pertama!

 

 

Gambaran rintangan proses taaruf
Photo by Interactive Sports on Unsplash
 

 

Tahapan Ta'aruf

 

 

 

Jadi setelah pertemuan pertama. Kami masih beberapa kali saling kirim email via Teh Linda dan Kang Rizal. Walau kami berdua sudah sepakat untuk komitmen kearah yang serius, tidak serta merta komunikasi kami menjadi bebas semaunya. Selama proses ta'aruf komunikasi kami berdua masih difasilitasi guru ngaji kami masing-masing. Kenapa? Untuk menjaga proses agar terhindar dari fitnah. Untuk menanyakan atau menyampaikan yang harus disampaikan sebelum proses ta'aruf selanjutnya, khitbah. 

Di email aku sempet menyampaikan kalau pasti akan jutek sama A Fahru selama proses. Kenapa? Jadi sebelum ta'aruf aku sebenernya udah bilang ke Teh Linda kalau bisa ta'arufnya aku duluan aja yang OK sama ikhwannya , aku ga masalah di tolak (kalau nantinya ikhwannya ga OK sama aku). Karena kalau ikhwannya dluan "ada rasa tertarik" akunya pasti gamau (Haha..bukan jual mahal ye! Beda!). Karena aku ada pengalaman traumatis sama cowok yang duluan suka sama aku. Jadi kalau sama cowo yang suka sama aku, AKU OTOMATIS JUTEK, GALAK, NGEJAUH

Traumanya kenapa? Nantilah kalau aku mau aku bahas. Hehe. 

Karena aku dan A Fahru mau ke tahap selanjutnya, aku ceritain ke A Fahru via email lewat Teh Linda.  Dan, MasyaAllah , A Fahru siap untuk dijutekin dan di galakin. Dia gamasalah katanya. Dan bener kok selama proses aku sering block kontak dia, telepon dia aku reject WAHAAHAHA....😂 Pernah nih, 2 minggu sebelum menikah aku sakit, dan dia jenguk ke rumah bawa buah, aku gamau nemuin, akhirnya mamah yang ketemu. Mau ngomong h-2 nikah aja pas meeting sama panitia, mejaku kututup pake tumpukan dus air mineral biar ga liat muka dia! SEBEGITUNYA SERIUS! 😂

Haura perjuangan ayah mendapatkan bunda begitu KERAS!😂

Senin, 18 Januari 2021

Ta'aruf (Part 2) : Pertemuan Pertama!

Melanjutkan part sebelumnya tentang proses ta'arufku dan suami. Kalau sebelumnya dijelaskan tentang proses pertukaran CV ta'aruf. Banyak yang tanya di postingan sebelumnya. Kenapa sih pakai CV dalam proses ta'aruf? Jadi tahapan pertama dalam prose ta'aruf memang bertukar CV isinya memang persis kayak mau ngelamar kerja, bedanya ini untuk ngelamar anak gadis orang! Hehe.
 
Bedanya ada visi dan misi tentang pernikahan, juga gambaran tentang keluarga masing-masing. Fungsinya? Biar ga kayak beli kucing dalam karung dong! 😉 Makanya proses ta'aruf baiknya di bantu oleh orang yang dapat mempertanggung jawabkan kedua belah pihak (di prosesku di bantu oleh guru ngaji kami), karena yang dijodohin bukan kucing persia, tapi manusia.😊

 

<span>Photo by <a href="https://unsplash.com/@zane404?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Zane Lee</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/meeting?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></span>
Photo by Zane Lee on Unsplash

 

Proses Ta'aruf
Seminggu setelah email dari teteh murobbi (guru ngaji aku), Teh Linda. Kita berdua akan bertemu untuk memaparkan visi misi rumah tangga masing-masing (sudah tertera di CV sebenarnya, jadi kali ini semacam wawancara tahap 1 lah klo di dunia kerja 😅). Jadi sebelum pertemuan kita diminta untuk meyiapkan pertanyaan - pertanyaan seputar pribadi , keluarga, dan gambaran pernikahan yang dinginkan. Sempet blank sih soalnya kan ini baru pertama lolos sampe tahap pertemuan (yang sebelum-sebelumnya baru ampe tahap tukar CV aja soalnya tapi udah ga ACC mamah .). 

Akhirnya dibimbing sama Teh Linda, dikasih contoh pertanyaannya. Aku bikin draft pertanyaan (kerenkan mau nanya aja pake draft 😂) aku revisi ke mamah, khawatir ada pertanyaan titipan dari mamah , dan revisi tahap akhir ke Teh Linda. Mau nanya aja, kayak bimbingan skripsi 😂. Yaiyalah! Ini soal urusan sekali seumur hidup, gabisa main-main harus ditanya sampe akar-akarnya. Harus bikin list pertanyaan!

<span>Photo by <a href="https://unsplash.com/@aaronburden?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Aaron Burden</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/question?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></span>
Photo by Aaron Burden on Unsplash
 

Sabtu, 09 Januari 2021

Ta'aruf (Part 1) : CV di ACC Mamah!

Dari kemarin mau nulis ini (rasanya lagi mood bahas proses ta'aruf dulu). Taaruf  artinya adalah perkenalan. Perkenalan yang aku bahas adalah perkenalan yang dilakukan sebelum menikah, bukan pacaran karena ta'aruf sendiri punya rambu-rambu yang harus dipenuhi untuk menjaga keberkahan dalam proses menuju pernikahan. Jadi saat kita menyatakan siap untuk ta'aruf artinya kita siap untuk melakukan proses serius menuju pernikahan, ga boleh main-main ya 😒.


taaruf, proses taaruf,biro jodoh
Photo by Fabrizio Verrecchia on Unsplash

Kalau bahas jodoh , aku ibaratin kayak traffic light, dulu aku pernah bahas di blog aku disini. Kadang kita harus paham kode yang Allah kasih, kapan harus maju, mundur, atau diam karena belum saatnya. Kisah aku sama suami kurang lebih dari awal lampunya sudah Ijo (Ya memang jodoh!😂 InsyaAllah dunia akhirat. Aamiin) Oh iya moms,dari dulu aku suka kalimat di lagu film Ayat-Ayat Cinta yang potongan liriknya ini,

"Jika memang takdir cinta pasti bertemu, meski kau dan aku ada diujung dunia."

Karena memang aku sama suami ada di dunia yang beda. Kampus beda, daerah kerja beda, passion beda, ga ada korelasinya. Jadi pas awal memang aku sulit banget nerima keberadaan dia dalam hidup aku. Kalau panitia nikahan aku sama Aa Fahru pasti ikutan gereget deh pas kita proses hahaha. Karena memang aku yang nikah mereka yang khawatir. Apalagi mamah liat anaknya yang ajaib. Jujur moms, ini aja aku nulis sambil senyum-senyum geli inget masa-masa itu. 😆

Minggu, 27 Desember 2020

Jalan - Jalan di Alun-Alun Yogyakarta

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Hola moms... Hola amigos...

Apakabar nih? Semoga sehat selalu ya semua..^^ Lagi rapih-rapih folder foto di laptop,  nemu foto-foto trip the fahrudins. Jadi sedih kalau inget tahun ini gabisa ngetrip dulu, dikarenakan masih pandemi,  (semoga pandemi segera berakhir ya..😔). Jadilah nostalgia buka-buka folder trip lama. Kalau ngomongin tentang ngetrip, kita berdua ini memang pasangan yang doyan ngebolang. Jadi setelah menikah baru ketauan kalo ternyata kita berdua hobby jalan-jalan. Makanya pas honeymoon, h+1 after akad  kita pilih mgebolang jauh dari rumah, ke Bali dan Labuan Bajo (next aku akan cerita, InsyaAllah). Cita-cita kita berdua bisa keliling Indonesia dan Luar Negri dari hasil kerja keras bareng(yang ini masih belum kesampainan. Aamiinin dong moms biar bisa ngelancong ke luar negeri, hehe.. #aamiinpalingserius ). Asik ternyata ya ngerencanain trip sama pasangan 😍. 


<span>Photo by <a href="https://unsplash.com/@anniespratt?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Annie Spratt</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/trip?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></span>
Photo by Annie Spratt on Unsplash

Kayak yang mau aku tulis kali ini, trip kami di tahun 2019. Jadi, kita berdua penganut jalan-jalan tipis, liburan deket-deket rumah aja ga jauh,  ga sering-sering gitulah Liburan jauhnya, biar sekalinya liburan jauh bisa lebih puas. Adapun jalan-jalan tipis ala the fahrudins di masa pandemi ini adalah keliling Bogor di dalem mobil aja, ga turun, beli makanan di drive thru, otewe cari pemandangan yang ijo2, seringnya ke daerah sentul, terus makan deh di dalem mobil sambil ngobrol. Untuk sementara kita masih selalu usahain sholat dzhuhur di rumah,karena kan keadaan masih belum kondusif banget ya. Jadi berangkat pagi sebelum dzuhur udah di rumah. Udah, gitu aja bahagia.😍 

Dan karena pandemi ini juga, kita baru sadar, kalau aku,suami,dan haura itu anaknya rumahan banget.  Kita sangka kita tipikal ga betah diem di rumah, ternyata nggak. Kebukti pas kemaren, kami harus isolasi mandiri di rumah. Anteng banget ternyata, hahaha...😂 Suami beres WFH langsung maen PS bareng anak, terus denger kajian online/webinar. Haura main masak-masakan, main game PS, ngobrol sama ayah-bundanya. Bunda beres WFH sibuuuukkkkkkkk, beberes, yang biasanya jarang nyapu sama ngepel rumah sekarang hampir tiap hari di sapu dan di pel. Belum masak sarapan dan makan malem (karena alhamdulillah makan siang minta tolong ke tetangga untuk dimasakin , karena mamahku maunya makan sop tiap hari). Beres bersih-bersih  aku langsung bercokol depan laptop kalau ga ngeblog, ya podcast, atau nyicil laporan kantor, atau ikut kelas online.

Back to the topic, karena gabisa ngertrip jauh tahun ini. Jadilah nostalgia liat-liat foto trip pas ke Yogyakarta. Dan memang bener Yogyakarta itu sesuatu banget ya? Pas kesana tuh betaahhh banget, gak pengen pulang bawaannya. Suka suasanannya. Aku akan cerita beberapa pengalaman kami selama di Yogyakarta, yang jelas ga akan mungkin di ceritain di satu postingan blog, bisa panjang banget nanti 😂. Salah satunya saat kami main ke Alun-Alun Yogyakarta.

Rabu, 26 September 2018

Senengnya Haura main di Fat Bubble!

 

Ayah, Bunda, dan Haura
Ayah, Bunda, dan Haura


Jadi, kita punya kebiasaan untuk selalu bikin event khusus kalo salah satu diantara kita yang akan pergi dinas (seringnya sih ayahnya). Bisa sebelum berangkat atau sesudahnya, bisa makan or family activity lainnya yang jelas melepas rindulah (tsaaahh…). Nah senin kemaren ayahnya baru pulang dinas dari luar kota, jadilah kita rencanakan malam itu ayah dan haura akan jemput bunda pulang kerja ke kantor (seneng banget pulang kerja di jemput haura.. luv…luv…rasanya..).  By the way, aktivitas di jemput sepulang kerja merupakan suatu hal yang langka tapi sangat kami nantikan satu sama lain. Masih inget waktu kecil dulu aku biasa ngater almarhum papah jemput mamah ke kantor, SERU!!! Bisa jajan mie ayam enak di samping kantor mamah, eh fokus!

Oke kita lanjut lagi, jadi sepulang kerja kita berunding sebentar. Enaknya kemana ya? Makan? Main? Apa langsung pulang? Hmm….. Kalau aku sih pengennya makan, yang haura bisa main, tapi juga tempatnya safety (kalau di mall kan banyak orang lalu lalang, yang ada kita berdua sibuk merhatiin haura). Berarti bukan ke mall. Selanjutnya karena kantorku di daerah pajajaran, berarti cari yang deket biar bisa sekalian pulang. Akhirnya cobalah aku ajuin Fat Bubble, tapi karena selera makan suamiku agak terbatas makanya aku minta dia cek instagramnya dulu biar tau gambaran makanan disana. Eh ternyata dia oke, dan kita kesana!

Bener aja disana kita langsung ambil tempat d lantai 2 deket playgroundnya. Bunda haura langsung screening dulu cek tempat mainnya oke ga, alhamdulillah bersih. Jadilah haura main sama ayah, bunda yang pesen makanan. Pas pesen makanan ternyata hari itu fat bubble lagi buy 1 get 1 main course (hmm… pantes ayah semangat dasar….).


Ternyata suamiku ngincer promo ini.
Ternyata suamiku ngincer promo ini.


Sayangnya menu pasta-pastaan malam itu sold out semua , akhirnya aku pesenin untuk suami Chicken Katsu Curry, dan aku pesen Beef Hamburg with Rice and Egg, buat Haura? Haura makan bareng sama bundanya. Sambil nunggu pesenan datang bunda nyusul ayah dan haura, ikutan main. Walau disini mainnya aman, tapi karena haura masih kecil banget dan belum ngomong tetep perlu ditemenin ayah bundanya karena banyak kakak-kakak yang lebih besar badannya ikutan main. Kalo kedupak or keinjek haura kan diem aja sambil ngeliatin sinis (hahaha….kayak bundanya sinisnya).


Ini playgroundanya (Foto : IG @Fatbubble_ind)
Ini playgroundanya (Foto : IG @Fatbubble_ind)





Akhirnya pesenan datang. Yang sempet kita foto cuma makanan ayah, makanan bunda lupa, abis bunda keburu laper hehehe. Updatenya bisa di liat di IG @makanenak_indonesia ya. Follow and like juga yah.


Chicken Curry Rice
Chicken Curry Rice


Kalau rasa sih sama persis sama kayak curry ricenya daiji ramen, enak lah.  Yang unik Beef Hamburgnya, sausnya beda warna ,cenderung lebih gelap tapi buat aku rasanya sama kaya saus curry hhee…Tapi enak , Daging beefnya ga eneg , soalnya klw campuran lemaknya lebih banyak dari daging kan biasanya rasanya suka eneg after tastenya. Haura juga doyan makan nasi pake saus dan sayurannya (haura belum bisa ngunyah daging keras). Jadi buat yang pengen cari tempat makan yang bisa buat family ada playgroundnya, Fat Bubble recommended banget nih! Asal orang-orangnya suka makanan ala-ala bistro (menunya kebanyakan pizza, pasta, beef hamburg)!





Back to Top